Langsung ke konten utama

Review Series What If (2021)

https://www.instagram.com/whatif/

What If akhirnya menyelesaikan season pertamanya dengan total 9 episode. What If merupakan series animasi Marvel yang tayang di Disney Plus.  Walaupun ini merupakan series 2D, namun series ini terkoneksi langsung dengan Marvel Cinematic Universe.

Secara keseluruhan, series ini menceritakan kemungkinan lain (What If) dari cerita yang sudah kita tonton selama ini di MCU. Seperti Peggy Carter yang menjadi prajurit super, ultron yang berhasil mendapatkan tubuh barunya dan sebagainya. Setiap episodenya tidak terhubung satu sama lain, karena tiap episode menceritkan universe yang berbeda-beda, mengingat What If ini merupakan lanjutan langsung dari series Loki yang lalu. Namun pada final episode, cerita yang menggantung di setiap episode dijelaskan dan menjadi satu kesatuan. Saat menonton series ini kita akan di pandu oleh The Watcher, sang penjaga multiverse.

Secara keseluruan, ada beberapa episode yang sangat menarik dan ada juga membosankan dan alurnya mudah ditebak. Salah satu episode yang menarik adalah ketika para superhero terkena wabah zombie dan juga pada saat Doctor Strange mencoba melawan takdir. Untuk seri animasi pertama Marvel, bisa dibilang What If ini dieksekusi dengan baik, animasinya juga sangat menarik untuk ditonton dan yang menjadi poin plus adalah pengisi suaranya tetap diperankan oleh aktor yang memerankan karakter live action.

Di series ini juga terbentuk grup superhero, bukan Avengers namun supergrup ini bernama Guardians of the Multiverse, dengan mengambil karakter dari tiap episode dari universe yang berbeda-beda, namun sayang di sini karakter Gamora tidak mendapatkan ceritanya. Ending dari series ini bisa dibilang berakhir dengan bahagia dengan dikalahkannya sang villain utama Ultron dengan tubuh barunya oleh Guardian of the Multiverse

Dengan tayangnya series What If ini, menandakan bahwa multiverse benar-benar sudah di mulai dengan berbagai cerita di dalamnya, akan sangat menarik jika beberapa karakter di series ini muncul di film live action MCU, seperti Doctor Strange Supreme, Captain Carter atau yang lainnya. Skor untuk series ini penulis memberikan 7/10.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film Pengabdi Setan 2 : Communion (2022)

  Pengabdi Setan 2 Communion merupakan salah satu film yang paling ditunggu pada tahun 2022. Film ini merupakan sekuel dari film pertamanya yang rilis 5 tahun silam. Masih disutradarai oleh Joko Anwar dan juga dibintangi oleh para pemain di film sebelumnya, seperti Tara Basro sebagai Rini, Endy Arfian sebagai Toni, Nasar Anuz sebagai Bondi, Bront Palare sebagai Bapak, Muzakki Ramdhan sebagai Wisnu dan Egi Fedly sebagai Budiman Syeilendra. Film kedua Pengabdi Setan ini berfokus pada Rini dan keluarganya pasca kejadian pada film pertama, mengambil setting pada tahun 1984, kini Rini dan keluarga tinggal di sebuah rumah susun, selama 3 tahun mereka hidup dengan tenang hingga akhirnya teror dari sekte pengabdi setan kembali menghampiri mereka. Dari awal film, kita sudah disuguhkan dengan kengerian dari sekte pengabdi setan, kemudian selama kurang lebih satu jam kita akan dikenalkan dengan para penghuni rumah susun beserta teror-teror di dalamnya. Film ini memiliki beberapa jumpscare yan...

Review Film Uncharted (2022)

pic : IMDB Uncharted merupakan sebuah film yang bergenre petualangan yang bercerita tentang perburuan harta karun. Film ini dibintangi oleh Tom Hollad sebagai Nathan Drake, Mark Wahlberg sebagai Victor Sullivan, Antonio Banderas sebagai Santiago Moncada dan Sophia Ali sebagai Chloe Frazer. Film ini menceritakan seorang pemuda bernama Nathan Drake yang berprofesi sebagai bartender yang direkrut oleh seorang pemburu harta karun bernama Victor Sullivan. Kedua orang ini berusaha menemukan emas yang hilang dari peninggalan Ferdinand Magellan dengan berbagai teka-teki serta pentunjuk yang mereka kumpulkan. Film berdurasi 2 jam ini terasa cepat dan terasa begitu biasa. Konflik yang dihadapi Drake dan Sully terasa tidak berarti karena mereka dapat melewati berbagai tantangan dengan sangat mudah. Adegan aksinya cukup seru tapi terlihat lempeng-lempeng saja dan seharusnya bisa dibuat lebih menegangkan. Karakter development untuk film ini juga terasa kurang, kita tidak pernah tahu bagaimana l...

Review Film Everything Everywhere All At Once (2022)

pic : IMDB Everything Everywhere All at Once adalah sebuah film Tiongkok-America yang ditulis dan digarap oleh Dan Kwan dan Daniel Scheinert. Film dengan genre Sci-Fi/Comedy ini dibintiangi oleh Michelle Yeoh sebagai Evelyn Quan, Stephanie Hsu sebagai Joy Wang, Ke Huy Quan sebagai Waymond Wang, Jamie Lee sebagai Curtis dan James Hong sebagai Gong Gong. Film ini menceritakan sebuah keluarga Tionghoa yang terdiri dari Evelyn, Joy, Waymond dan Gong Gong. Keluarga ini memiliki bisnis penatu yang bisa dikatakan tidak terlalu sukses ditambah berbagai permasalahan yang muncul pada keluarga ini. Suatu hari, Evelyn mendapat pesan dari Waymond yang berasal dari universe lain untuk memperingatkan Evelyn tentang suatu bahaya besar yang akan menghancurkan seluruh semesta. Film dengan durasi 140 menit ini terdiri dari tiga babak. Pada babak awal film, cerita yang dibangun sebenarnya sudah bagus dan membuat para penonton penasaran tetapi memasuki pertengahan film ceritanya mulai flat tetapi tidak...