Langsung ke konten utama

Review Film Dune (2021)

https://www.instagram.com/dunemovie/ 

Film Dune akhirnya dirilis setelah mengalami banyak penundaan penayangan akibat pandemi. Film ini disutradarai oleh Denis Vileneuve dan dibintangi oleh banyak aktor terkenal seperti Timothee Chalamet sebagai Paul Atreides, Zendaya sebagai Chani, Rebecca Ferguson sebagai Lady Jessica, Jason Momoa sebagai Duncan Idaho dan masih banyak lagi.

Film Dune menceritakan bagaimana keluarga Atreides yang harus pindah ke planet gurun yang bernama Arrakis untuk ‘memanen’ rempah-rempah misterus yang dijaga oleh cacing raksasa. Setelah pindah, keluarga Atreides justru mendapat kemalangan setelah seluruh pasukan dan pimpinan mereka dibantai habis-habisan dan hanya menyisakan sang pewaris tunggal, Paul Atreides dan ibunya, Lady Jessica.

Film Dune mengambil latar tahun jauh di masa depan, dengan berbagai kecanggihan teknologi yang di luar nalar manusia zaman sekarang. Teknologi yang dimaksud di sini adalah teknologi penjelajahan luar angkasa, bukan semacam teknologi gadget dan komputer. Visual yang disajikan sangat menarik, dari pemandangan gurun, planet dan sebagainya. Kostum-kostum yang ala kekaisaran romawi namun dengan desain yang futuristik dan minimalis. Scoring music yang disajikan sangat Sci-Fi sekali yang membuat film ini semakin bagus.

Film ini berdurasi hampir 2 setengah jam dan alur ceritanya bisa dibilang lambat, mungkin yang kurang suka dengan film dengan genre seperti ini akan mengantuk di pertengahan cerita. Akting dari para pemeran di film ini sudah cukup bagus dan bisa memerankan karakter mereka masing, membuat kita lupa dengan peran ikonik mereka di film-film lain. Ending dari film ini berakhir dengan Paul dan Jessica yang baru akan memulai petualanganya, memang akhir yang menggantung karena film ini merupakan part one dari Dune dan sangat film ini sangat pas karena benar-benar menceritakan asal usul keluarga Atreides. Sangat ditunggu kelanjutan dari film Dune ini, untuk melihat petualangan Paul dan bagaimana ia menjalani takdirnya.

Film yang ‘mewah’ ini sangat recomended bagi yang suka nonton film bergenre Sci-Fi, benar-benar bisa membuat kita berangan-angan bagaimana keadaan di masa depan. Tapi kalau kalian kurang suka dengan film seperti ini lebih baik skip dulu dari pada kalian memkasakan diri.

Skor : 8/10


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film Pengabdi Setan 2 : Communion (2022)

  Pengabdi Setan 2 Communion merupakan salah satu film yang paling ditunggu pada tahun 2022. Film ini merupakan sekuel dari film pertamanya yang rilis 5 tahun silam. Masih disutradarai oleh Joko Anwar dan juga dibintangi oleh para pemain di film sebelumnya, seperti Tara Basro sebagai Rini, Endy Arfian sebagai Toni, Nasar Anuz sebagai Bondi, Bront Palare sebagai Bapak, Muzakki Ramdhan sebagai Wisnu dan Egi Fedly sebagai Budiman Syeilendra. Film kedua Pengabdi Setan ini berfokus pada Rini dan keluarganya pasca kejadian pada film pertama, mengambil setting pada tahun 1984, kini Rini dan keluarga tinggal di sebuah rumah susun, selama 3 tahun mereka hidup dengan tenang hingga akhirnya teror dari sekte pengabdi setan kembali menghampiri mereka. Dari awal film, kita sudah disuguhkan dengan kengerian dari sekte pengabdi setan, kemudian selama kurang lebih satu jam kita akan dikenalkan dengan para penghuni rumah susun beserta teror-teror di dalamnya. Film ini memiliki beberapa jumpscare yan...

Review Film Uncharted (2022)

pic : IMDB Uncharted merupakan sebuah film yang bergenre petualangan yang bercerita tentang perburuan harta karun. Film ini dibintangi oleh Tom Hollad sebagai Nathan Drake, Mark Wahlberg sebagai Victor Sullivan, Antonio Banderas sebagai Santiago Moncada dan Sophia Ali sebagai Chloe Frazer. Film ini menceritakan seorang pemuda bernama Nathan Drake yang berprofesi sebagai bartender yang direkrut oleh seorang pemburu harta karun bernama Victor Sullivan. Kedua orang ini berusaha menemukan emas yang hilang dari peninggalan Ferdinand Magellan dengan berbagai teka-teki serta pentunjuk yang mereka kumpulkan. Film berdurasi 2 jam ini terasa cepat dan terasa begitu biasa. Konflik yang dihadapi Drake dan Sully terasa tidak berarti karena mereka dapat melewati berbagai tantangan dengan sangat mudah. Adegan aksinya cukup seru tapi terlihat lempeng-lempeng saja dan seharusnya bisa dibuat lebih menegangkan. Karakter development untuk film ini juga terasa kurang, kita tidak pernah tahu bagaimana l...

Review Film Everything Everywhere All At Once (2022)

pic : IMDB Everything Everywhere All at Once adalah sebuah film Tiongkok-America yang ditulis dan digarap oleh Dan Kwan dan Daniel Scheinert. Film dengan genre Sci-Fi/Comedy ini dibintiangi oleh Michelle Yeoh sebagai Evelyn Quan, Stephanie Hsu sebagai Joy Wang, Ke Huy Quan sebagai Waymond Wang, Jamie Lee sebagai Curtis dan James Hong sebagai Gong Gong. Film ini menceritakan sebuah keluarga Tionghoa yang terdiri dari Evelyn, Joy, Waymond dan Gong Gong. Keluarga ini memiliki bisnis penatu yang bisa dikatakan tidak terlalu sukses ditambah berbagai permasalahan yang muncul pada keluarga ini. Suatu hari, Evelyn mendapat pesan dari Waymond yang berasal dari universe lain untuk memperingatkan Evelyn tentang suatu bahaya besar yang akan menghancurkan seluruh semesta. Film dengan durasi 140 menit ini terdiri dari tiga babak. Pada babak awal film, cerita yang dibangun sebenarnya sudah bagus dan membuat para penonton penasaran tetapi memasuki pertengahan film ceritanya mulai flat tetapi tidak...