Langsung ke konten utama

Rekap Series Marvel Tahun 2021


 

Marvel Studios telah sukses menghadirkan series original berbagai karakter superhero yang tergabung di Marvel Cinematic Universe. Tahun 2021 merupakan tahun pertama Marvel Studios merilis series mereka dan sepanjang tahun ini sudah ada 5 series yang dirilis. Dimulai dari series WandaVision yang rilis pada awal tahun, kemudian diteruskan oleh series The Falcon and the Winter Soldier, kemudian Loki, What if, dan diakhiri oleh series Hawkeye. Ada beberapa hal menarik mengenai series Marvel yang telah dirangkum oleh KupasanFilm, sebagai berikut:

1.   Mengambil setting pasca Avengers Endgame

Keberhasilan Avengers mengembalikan setengah populasi alam semesta merupakan sebuah tindakan yang heroik, namun tetap ada dampak dari tindakan mereka itu dan berpengaruh pada peristiwa yang akan datang. WandaVision mengambil setting 3-4 minggu setelah Endgame, The Falcon and the Winter Soldier mengambil setting 6 bulan setelah Endgame, Loki mengambil setting selama dan tepat setelah Engame, Hawkeye mengambil setting satu tahun setelah Endgame. Selain itu, semua series yang telah dirilis ini juga sedikit menyinggung peristiwa Endgame.

2.   Karakter-karakter lama

Sadarkah kalian jika semua series yang telah dirilis menampilkan para karakter lama yang kurang mendapat screen time di film-film sebelumnya. Seperti Wanda yang pertama kali muncul di Age of Ultron, dan kemudian ia hanya muncul pada film team up lain seperti Civil War, Infinity War dan Endgame, begitu pula karakter Sam Wilson dan Bucky Barnes yang selama ini hanya dikenal sebagai side kick-nya Captain America. Karakter Loki juga kurang mendapat screen time karena bayang-bayang Thor, walaupun ia mendapat predikat villain yang paling dicintai oleh para fans.  Hawakeye juga mendapat nasib yang sama, salah satu original six Avengers ini kadang dipandang sebelah mata karena ia tidak memiliki kekuatan super. Memang jika setiap karakter dibuatkan film, tentu saja akan memakan biaya yang sangat mahal, solusi yang paling tepat untuk karakter yang kurang mendapat screen time ini adalah dibuatnya series original mereka masing-masing, sehingga kita dapat mengetahui cerita yang dialami oleh para karakter itu.

3.   Karakter-karakter baru

Selain kita dapat mengetahui untold story dari para karakter lama, pada masing-masing series kita juga diperkenalkan dengan beberapa karakter baru. Di series WandaVision kita dikenalkan dengan Agatha Harkness sang penyihir, White Vision dan anak kembar Wanda, Tommy dan Billy. Pada series TFATWS kita dikenalkan dengan sosok John Walker, dan villain utama mereka, Karly Morgenthau. Pada series Loki kita diperkenalkan dengan Sylvie, Mobius M Mobius dan He Who Remains. Series What if memperkenalkan sosok The Watcher dan pada series Hawkeye kita dikenalkan dengan Kate Bishop dan Maya Lopez alias Echo.

4.   Skor masing-masing series

Skor yang diberikan berikut adalah versi KupasanFilm, mungkin dari kalian ada yang berbeda pendapat:

WandaVision    :  9/10

Loki                : 8.7/10

TFATWS           : 8.5/10

Hawkeye          : 7.8/10

What If            : 7/10

kalau menurut kalian bagaimana series marvel tahun 2021 ini, coba tulis di komentar ya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film Pengabdi Setan 2 : Communion (2022)

  Pengabdi Setan 2 Communion merupakan salah satu film yang paling ditunggu pada tahun 2022. Film ini merupakan sekuel dari film pertamanya yang rilis 5 tahun silam. Masih disutradarai oleh Joko Anwar dan juga dibintangi oleh para pemain di film sebelumnya, seperti Tara Basro sebagai Rini, Endy Arfian sebagai Toni, Nasar Anuz sebagai Bondi, Bront Palare sebagai Bapak, Muzakki Ramdhan sebagai Wisnu dan Egi Fedly sebagai Budiman Syeilendra. Film kedua Pengabdi Setan ini berfokus pada Rini dan keluarganya pasca kejadian pada film pertama, mengambil setting pada tahun 1984, kini Rini dan keluarga tinggal di sebuah rumah susun, selama 3 tahun mereka hidup dengan tenang hingga akhirnya teror dari sekte pengabdi setan kembali menghampiri mereka. Dari awal film, kita sudah disuguhkan dengan kengerian dari sekte pengabdi setan, kemudian selama kurang lebih satu jam kita akan dikenalkan dengan para penghuni rumah susun beserta teror-teror di dalamnya. Film ini memiliki beberapa jumpscare yan...

Review Film Uncharted (2022)

pic : IMDB Uncharted merupakan sebuah film yang bergenre petualangan yang bercerita tentang perburuan harta karun. Film ini dibintangi oleh Tom Hollad sebagai Nathan Drake, Mark Wahlberg sebagai Victor Sullivan, Antonio Banderas sebagai Santiago Moncada dan Sophia Ali sebagai Chloe Frazer. Film ini menceritakan seorang pemuda bernama Nathan Drake yang berprofesi sebagai bartender yang direkrut oleh seorang pemburu harta karun bernama Victor Sullivan. Kedua orang ini berusaha menemukan emas yang hilang dari peninggalan Ferdinand Magellan dengan berbagai teka-teki serta pentunjuk yang mereka kumpulkan. Film berdurasi 2 jam ini terasa cepat dan terasa begitu biasa. Konflik yang dihadapi Drake dan Sully terasa tidak berarti karena mereka dapat melewati berbagai tantangan dengan sangat mudah. Adegan aksinya cukup seru tapi terlihat lempeng-lempeng saja dan seharusnya bisa dibuat lebih menegangkan. Karakter development untuk film ini juga terasa kurang, kita tidak pernah tahu bagaimana l...

Review Film Everything Everywhere All At Once (2022)

pic : IMDB Everything Everywhere All at Once adalah sebuah film Tiongkok-America yang ditulis dan digarap oleh Dan Kwan dan Daniel Scheinert. Film dengan genre Sci-Fi/Comedy ini dibintiangi oleh Michelle Yeoh sebagai Evelyn Quan, Stephanie Hsu sebagai Joy Wang, Ke Huy Quan sebagai Waymond Wang, Jamie Lee sebagai Curtis dan James Hong sebagai Gong Gong. Film ini menceritakan sebuah keluarga Tionghoa yang terdiri dari Evelyn, Joy, Waymond dan Gong Gong. Keluarga ini memiliki bisnis penatu yang bisa dikatakan tidak terlalu sukses ditambah berbagai permasalahan yang muncul pada keluarga ini. Suatu hari, Evelyn mendapat pesan dari Waymond yang berasal dari universe lain untuk memperingatkan Evelyn tentang suatu bahaya besar yang akan menghancurkan seluruh semesta. Film dengan durasi 140 menit ini terdiri dari tiga babak. Pada babak awal film, cerita yang dibangun sebenarnya sudah bagus dan membuat para penonton penasaran tetapi memasuki pertengahan film ceritanya mulai flat tetapi tidak...