Langsung ke konten utama

Review Series Money Heist Season 5 Volume 2 (2021)

https://www.instagram.com/lacasadepapel/


Money Heist akhirnya menyelesaikan final seasonnya, dengan dirilisnya season 5 volume 2 pada awal Desember kemarin, berisikan 5 episode yang merupakan lanjutan langsung dari volume 1 yang rilis pada pertengahan tahun ini.

Setelah kematian Tokyo, para anggota geng yang tersisa berusaha mengeluarkan biji emas yang telah mereka buat, dengan strategi yang disusun Profesor, Berlin dan Palermo pada masa lalu, mereka akhirnya berhasil mengeluarkan seluruh cadangan emas di negara Spanyol. Seakan perjuangan mereka sudah selesai ternyata masalah lain muncul, perlawanan Kolonel Tamayo dan munculnya mantan istri Berlin membuat El Profesor and the gang kesusahan. 

Alur yang disajikan pada volume 2 ini sangat cepat, mengingat ini merupakan klimaks dari perjuangan para perampok. Dalam 5 episode terakhir ini masih terdapat beberapa flashback dari Berlin yang cukup memakan waktu, namun ternyata semua itu digunakan untuk development karakter Tatiana dan Rafael yang menjadi musuh kejutan untuk Porfesor pada babak akhir cerita. Scoring musik yang digunakan pada season 5 volume 2 ini penurut penulis yang paling bagus dari semua season, apalagi pada saat babak akhir cerita ketika para perampok keluar dari bank.

Secara keseluruhan ceritanya memang seru, namun menrut penulis ada beberapa bagian yang kurang. Seperti saat kematian Tokyo, para anggota geng tidak terlalu mengenangnya dan hanya dilupakan begitu saja, sehingga seakan-akan kematian karakter yang diperankan Ursula Corberro itu sia-sia, dan juga saat adegan akhir, saat para perampok keluar dari bank nasional spanyol, cara mereka keluar tidak se-epik saat mereka melarikan diri dari percetakan uang spanyol pada perampokan sebelumnya.

Akhir yang bahagia bagi Profesor dan kawan-kawan, karena mereka berhasil keluar dengan selamat dan mendapatkan emas seluruh negera, walaupun mereka harus kehilangan Tokyo dan Nairobi. Final season ini bukanlah akhir dari seri Money Heist, karena Netflix akan membuat spin off seri ini untuk karakter Berlin yang diperankan Pedro Alonso, sepertinya Netflix memang sangat mencintai karakter Berlin ini, mengingat flasbacknya yang banyak sepanjang season 5 ditambah spin off yang akan tayang beberapa tahun lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film Pengabdi Setan 2 : Communion (2022)

  Pengabdi Setan 2 Communion merupakan salah satu film yang paling ditunggu pada tahun 2022. Film ini merupakan sekuel dari film pertamanya yang rilis 5 tahun silam. Masih disutradarai oleh Joko Anwar dan juga dibintangi oleh para pemain di film sebelumnya, seperti Tara Basro sebagai Rini, Endy Arfian sebagai Toni, Nasar Anuz sebagai Bondi, Bront Palare sebagai Bapak, Muzakki Ramdhan sebagai Wisnu dan Egi Fedly sebagai Budiman Syeilendra. Film kedua Pengabdi Setan ini berfokus pada Rini dan keluarganya pasca kejadian pada film pertama, mengambil setting pada tahun 1984, kini Rini dan keluarga tinggal di sebuah rumah susun, selama 3 tahun mereka hidup dengan tenang hingga akhirnya teror dari sekte pengabdi setan kembali menghampiri mereka. Dari awal film, kita sudah disuguhkan dengan kengerian dari sekte pengabdi setan, kemudian selama kurang lebih satu jam kita akan dikenalkan dengan para penghuni rumah susun beserta teror-teror di dalamnya. Film ini memiliki beberapa jumpscare yan...

Review Film Uncharted (2022)

pic : IMDB Uncharted merupakan sebuah film yang bergenre petualangan yang bercerita tentang perburuan harta karun. Film ini dibintangi oleh Tom Hollad sebagai Nathan Drake, Mark Wahlberg sebagai Victor Sullivan, Antonio Banderas sebagai Santiago Moncada dan Sophia Ali sebagai Chloe Frazer. Film ini menceritakan seorang pemuda bernama Nathan Drake yang berprofesi sebagai bartender yang direkrut oleh seorang pemburu harta karun bernama Victor Sullivan. Kedua orang ini berusaha menemukan emas yang hilang dari peninggalan Ferdinand Magellan dengan berbagai teka-teki serta pentunjuk yang mereka kumpulkan. Film berdurasi 2 jam ini terasa cepat dan terasa begitu biasa. Konflik yang dihadapi Drake dan Sully terasa tidak berarti karena mereka dapat melewati berbagai tantangan dengan sangat mudah. Adegan aksinya cukup seru tapi terlihat lempeng-lempeng saja dan seharusnya bisa dibuat lebih menegangkan. Karakter development untuk film ini juga terasa kurang, kita tidak pernah tahu bagaimana l...

Review Film Everything Everywhere All At Once (2022)

pic : IMDB Everything Everywhere All at Once adalah sebuah film Tiongkok-America yang ditulis dan digarap oleh Dan Kwan dan Daniel Scheinert. Film dengan genre Sci-Fi/Comedy ini dibintiangi oleh Michelle Yeoh sebagai Evelyn Quan, Stephanie Hsu sebagai Joy Wang, Ke Huy Quan sebagai Waymond Wang, Jamie Lee sebagai Curtis dan James Hong sebagai Gong Gong. Film ini menceritakan sebuah keluarga Tionghoa yang terdiri dari Evelyn, Joy, Waymond dan Gong Gong. Keluarga ini memiliki bisnis penatu yang bisa dikatakan tidak terlalu sukses ditambah berbagai permasalahan yang muncul pada keluarga ini. Suatu hari, Evelyn mendapat pesan dari Waymond yang berasal dari universe lain untuk memperingatkan Evelyn tentang suatu bahaya besar yang akan menghancurkan seluruh semesta. Film dengan durasi 140 menit ini terdiri dari tiga babak. Pada babak awal film, cerita yang dibangun sebenarnya sudah bagus dan membuat para penonton penasaran tetapi memasuki pertengahan film ceritanya mulai flat tetapi tidak...