Langsung ke konten utama

Review Series Moon Knight (2022)

pic : IMDB

Series Marvel Cinematic Universe kembali berlanjut, kali ini giliran Moon Knight yang telah menyelesaikan musim pertamanya dengan total 6 episode. Series ini dibintangi oleh Oscar Isaac sebagai Marc Spector alias Steven Grant alias Jake Lockley, Ethan Hawke sebagai Arthur Harrow, May Calamawy sebagai Layla El-Faouly dan F. Murray Abraham sebagai pengisi suara dari Khonsu.

Series ini berkisah tentang seorang tentara bayaran bernama Marc Spector yang menjadi avatar Dewa Khonsu, yang disebut Moon Knight. Marc dan Khonsu memiliki misi menghentikan Arthur Harrow yang mencoba membangkitkan Dewi Ammit. Dengan pengikutnya yang sangat banyak Arthur mampu memberikan perlawanan kepada Marc dan Khonsu. Di series ini juga diceritakan Marc menderita penyakit Dissosiative Identify Disorder (DID)/kepribadian ganda. Jadi selain berhadapan dengan Arthur, ia juga harus menghadapi penyakitnya itu.

Series Moon Knight ini memiliki cerita yang sangat seru, pada awal episode memang agak membingungkan karena kepribadian karakter Marc Spector yang berubah-ubah, namun seiring berjalannya episode kita bisa tahu siapa saja kepribadian yang ada dalam diri Marc Spector. Di sini juga diceritakan bagaimana awal mula Marc Spector bisa menjadi Moon Knight yang sama persis seperti di komik.

Pada pertengahan series kita juga akan dibuat bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi dengan seorang Marc Spector, apakah ia selama ini hanya berdelusi atau tidak namun akhirnya semua kebingungan kita terjawab pada akhir dari series ini. Walaupun pada pertarungan akhir antara Arthur dan Marc terasa kurang greget tetapi semua itu terbayar lunas pada post credit scene series ini. Marvel benar-benar memberikan kejutan manis bagi para fansnya.

Biacara soal Dissosiative Identify Disorder, ternyata Marc Spector memiliki backstory yang menyedihkan. Ia memiliki trauma, rasa bersalah dan ketakutan secara bersamaan sehingga secara tidak sadar muncul kepribadian lain dalam tubuhnya. Memang pada sepanjang series para kepribadian ini saling berebut tubuh namun pada akhirnya mereka bisa menerima satu sama lain, terutama Marc dan Steven.

Series ini juga sekaligus mengingatkan kita tentang seberapa pentingnya kesehatan mental. kita harus bisa menerima kenyataan. Kita harus tahu cara bersikap dan menghadapi sesuatu, agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain.

Series ini tidak menyinggung apapun tentang avengers dan hero-hero lain, sangat sedikit yang menyinggung tentang Marvel Cinematic Universe, tapi walaupun begitu Moon Knight tetap tergabung di dalamnnya. Series ini wajib sekali untuk ditonton, apalagi bagi fans Marvel, pasti tidak akan melewatkan series ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film Pengabdi Setan 2 : Communion (2022)

  Pengabdi Setan 2 Communion merupakan salah satu film yang paling ditunggu pada tahun 2022. Film ini merupakan sekuel dari film pertamanya yang rilis 5 tahun silam. Masih disutradarai oleh Joko Anwar dan juga dibintangi oleh para pemain di film sebelumnya, seperti Tara Basro sebagai Rini, Endy Arfian sebagai Toni, Nasar Anuz sebagai Bondi, Bront Palare sebagai Bapak, Muzakki Ramdhan sebagai Wisnu dan Egi Fedly sebagai Budiman Syeilendra. Film kedua Pengabdi Setan ini berfokus pada Rini dan keluarganya pasca kejadian pada film pertama, mengambil setting pada tahun 1984, kini Rini dan keluarga tinggal di sebuah rumah susun, selama 3 tahun mereka hidup dengan tenang hingga akhirnya teror dari sekte pengabdi setan kembali menghampiri mereka. Dari awal film, kita sudah disuguhkan dengan kengerian dari sekte pengabdi setan, kemudian selama kurang lebih satu jam kita akan dikenalkan dengan para penghuni rumah susun beserta teror-teror di dalamnya. Film ini memiliki beberapa jumpscare yan...

Review Film Uncharted (2022)

pic : IMDB Uncharted merupakan sebuah film yang bergenre petualangan yang bercerita tentang perburuan harta karun. Film ini dibintangi oleh Tom Hollad sebagai Nathan Drake, Mark Wahlberg sebagai Victor Sullivan, Antonio Banderas sebagai Santiago Moncada dan Sophia Ali sebagai Chloe Frazer. Film ini menceritakan seorang pemuda bernama Nathan Drake yang berprofesi sebagai bartender yang direkrut oleh seorang pemburu harta karun bernama Victor Sullivan. Kedua orang ini berusaha menemukan emas yang hilang dari peninggalan Ferdinand Magellan dengan berbagai teka-teki serta pentunjuk yang mereka kumpulkan. Film berdurasi 2 jam ini terasa cepat dan terasa begitu biasa. Konflik yang dihadapi Drake dan Sully terasa tidak berarti karena mereka dapat melewati berbagai tantangan dengan sangat mudah. Adegan aksinya cukup seru tapi terlihat lempeng-lempeng saja dan seharusnya bisa dibuat lebih menegangkan. Karakter development untuk film ini juga terasa kurang, kita tidak pernah tahu bagaimana l...

Review Film Everything Everywhere All At Once (2022)

pic : IMDB Everything Everywhere All at Once adalah sebuah film Tiongkok-America yang ditulis dan digarap oleh Dan Kwan dan Daniel Scheinert. Film dengan genre Sci-Fi/Comedy ini dibintiangi oleh Michelle Yeoh sebagai Evelyn Quan, Stephanie Hsu sebagai Joy Wang, Ke Huy Quan sebagai Waymond Wang, Jamie Lee sebagai Curtis dan James Hong sebagai Gong Gong. Film ini menceritakan sebuah keluarga Tionghoa yang terdiri dari Evelyn, Joy, Waymond dan Gong Gong. Keluarga ini memiliki bisnis penatu yang bisa dikatakan tidak terlalu sukses ditambah berbagai permasalahan yang muncul pada keluarga ini. Suatu hari, Evelyn mendapat pesan dari Waymond yang berasal dari universe lain untuk memperingatkan Evelyn tentang suatu bahaya besar yang akan menghancurkan seluruh semesta. Film dengan durasi 140 menit ini terdiri dari tiga babak. Pada babak awal film, cerita yang dibangun sebenarnya sudah bagus dan membuat para penonton penasaran tetapi memasuki pertengahan film ceritanya mulai flat tetapi tidak...