Langsung ke konten utama

Review Series Daredevil Season 1 (2015)

pic : IMDB

Bicara soal series Marvel, pasti kita tahu kalau series-series yang ada sekarang diproduksi dan ditayangkan oleh Disney, namun ternyata juga ada series Marvel garapan Netflix yang kini sudah dianggap ‘canon’ dengan Marvel Cinematic Universe, yaitu series Daredevil, yang memulai season pertamanya pada tahun 2015.

Pada season pertama ini, kita akan dikenalkan dengan berbagai karakter, seperti Matt Murdock, Foggy Nelson, Karen Page, Ben Urich, Wilson Fisk dan beberapa karakter lain. Pada season ini pula kita juga diceritakan bagaimana Matt Murdock mengalami kecelakan dan mulai mengembangkan kemampuan bela dirinya, atau bisa dibilang kita diceritakan origin story dari Daredevil itu sendiri. Sepanjang season 1 yang berjumlah 13 episode ini Matt Murdock, belum mengenakan kostum klasik dan julukannya sebagai Daredevil, baru pada episdoe 13 kita baru melihat Matt menggunakan kostum ikoniknya.

Daredevil merupakan superhero yang cukup unik, karena kekuatannya yang alami. Walaupun memiliki kekurangan, namun itu tidak menjadi halangan untuk Matt membasmi ketidakadilan, justru kekurangan itu yang membuatnya lebih kuat. Sang villain utama yaitu Wilson Fisk juga bisa dibilang villain yang unik, biasana villain superhero juga memiliki kekuatan super atau nahkan alien, namun villain Daredevil ini hanyalah manusia “biasa”. Kekuatan utamanya adalah kekuasaan dan sifat manipulatifnya.

Sepanjang series, penulis dibuat gagal fokus dengan karakter Karen Page yang diperankan oleh Deborah Ann Woll, selain kecantikan parasnya, akting dari Deborah sangat baik dalam memerankan Karen Page, sosok yang pemberani dan berjuang demi keadilan.

Season 1 Daredevil ini sangat seru, walaupun sebenarnya penulis lebih penasaran dengan aksi Matt Murdock menjadi pengacara daripada menjadi vigilante, terdapat juga beberapa adegan sadis saat pertarungan Daredevil, namun tidak terlalu mengganggu. Pertarungan final Daredevil melawan Wilson Fisk pun juga sangat bagus, dan berhasil membuat para penonton puas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film Pengabdi Setan 2 : Communion (2022)

  Pengabdi Setan 2 Communion merupakan salah satu film yang paling ditunggu pada tahun 2022. Film ini merupakan sekuel dari film pertamanya yang rilis 5 tahun silam. Masih disutradarai oleh Joko Anwar dan juga dibintangi oleh para pemain di film sebelumnya, seperti Tara Basro sebagai Rini, Endy Arfian sebagai Toni, Nasar Anuz sebagai Bondi, Bront Palare sebagai Bapak, Muzakki Ramdhan sebagai Wisnu dan Egi Fedly sebagai Budiman Syeilendra. Film kedua Pengabdi Setan ini berfokus pada Rini dan keluarganya pasca kejadian pada film pertama, mengambil setting pada tahun 1984, kini Rini dan keluarga tinggal di sebuah rumah susun, selama 3 tahun mereka hidup dengan tenang hingga akhirnya teror dari sekte pengabdi setan kembali menghampiri mereka. Dari awal film, kita sudah disuguhkan dengan kengerian dari sekte pengabdi setan, kemudian selama kurang lebih satu jam kita akan dikenalkan dengan para penghuni rumah susun beserta teror-teror di dalamnya. Film ini memiliki beberapa jumpscare yan...

Review Film Uncharted (2022)

pic : IMDB Uncharted merupakan sebuah film yang bergenre petualangan yang bercerita tentang perburuan harta karun. Film ini dibintangi oleh Tom Hollad sebagai Nathan Drake, Mark Wahlberg sebagai Victor Sullivan, Antonio Banderas sebagai Santiago Moncada dan Sophia Ali sebagai Chloe Frazer. Film ini menceritakan seorang pemuda bernama Nathan Drake yang berprofesi sebagai bartender yang direkrut oleh seorang pemburu harta karun bernama Victor Sullivan. Kedua orang ini berusaha menemukan emas yang hilang dari peninggalan Ferdinand Magellan dengan berbagai teka-teki serta pentunjuk yang mereka kumpulkan. Film berdurasi 2 jam ini terasa cepat dan terasa begitu biasa. Konflik yang dihadapi Drake dan Sully terasa tidak berarti karena mereka dapat melewati berbagai tantangan dengan sangat mudah. Adegan aksinya cukup seru tapi terlihat lempeng-lempeng saja dan seharusnya bisa dibuat lebih menegangkan. Karakter development untuk film ini juga terasa kurang, kita tidak pernah tahu bagaimana l...

Review Film Everything Everywhere All At Once (2022)

pic : IMDB Everything Everywhere All at Once adalah sebuah film Tiongkok-America yang ditulis dan digarap oleh Dan Kwan dan Daniel Scheinert. Film dengan genre Sci-Fi/Comedy ini dibintiangi oleh Michelle Yeoh sebagai Evelyn Quan, Stephanie Hsu sebagai Joy Wang, Ke Huy Quan sebagai Waymond Wang, Jamie Lee sebagai Curtis dan James Hong sebagai Gong Gong. Film ini menceritakan sebuah keluarga Tionghoa yang terdiri dari Evelyn, Joy, Waymond dan Gong Gong. Keluarga ini memiliki bisnis penatu yang bisa dikatakan tidak terlalu sukses ditambah berbagai permasalahan yang muncul pada keluarga ini. Suatu hari, Evelyn mendapat pesan dari Waymond yang berasal dari universe lain untuk memperingatkan Evelyn tentang suatu bahaya besar yang akan menghancurkan seluruh semesta. Film dengan durasi 140 menit ini terdiri dari tiga babak. Pada babak awal film, cerita yang dibangun sebenarnya sudah bagus dan membuat para penonton penasaran tetapi memasuki pertengahan film ceritanya mulai flat tetapi tidak...