Langsung ke konten utama

Review Film Black Adam (2022)


 

Satu-satunya film DCEU tahun 2022, yaitu Black Adam akhirnya rilis di bioskop. Film ini dibintangi oleh Dwanye Johnson sebagai Black Adam, Noah Centino sebagai Atom Smasher, Piecre Brosnan sebagai Doctor Fate, Quintessa Swinwell sebagai Cyclone, Aldis Hodge sebagai Hawkman dan Marwan Kenzari sebagai Sabbac.

Akhirnya setelah sekian lama, kita kembali bisa menikmati film lanjutan dari DC Extended Universe, kali ini Warner Bros. Discovery mengangkat cerita dari salah satu anti hero yang cukup terkenal yaitu Black Adam. Sama seperti judulnya film ini menceritakan karakter Black Adam yang diperankan oleh Dwayne Johnson, yang kembali bangkit setelah 5000 tahun untuk membebaskan rakyat Kahndaq dari penjajahan kelompok Intergang.

Film yang memiliki durasi kurang lebih 125 menit ini sebenarnya memiliki cerita yang sederhana pada pertengahan menjelang pertarungan puncak pun sebenarnya sudah bisa ditebak alur ceritanya, namun penyajian cerita dapat dikemas dengan baik sehingga tidak terkesan membosankan, adegan pertarungan dari Black Adam sendiri juga khas adegan pertarungan superhero DCEU, selain itu visual yang ditampilkan juga cukup bagus walaupun CGI pada awal film terkesan kurang. Tempo pada film ini juga rasanya sangat pas untuk keseluruhan cerita. Developmen karakter Black Adam pada film ini juga sudah sangat cukup.

Walaupun ini film solo Black Adam, namun juga menampilkan kelompok pahlawan super Justice Society yang juga cukup banyak mendapat screen time, karakter Hawkman dan Doctor Fate benar-benar keren dalam film ini. Selain itu villain Sabbac juga tidak kalah bagus.

Selain itu, film ini juga menampilkan karakter Amanda Waller dan Emilia Harcourt yang muncul dalam film The Suicide Squad dan Peacemaker. Kehadiran mereka membuat film ini menyatu dengan DCEU, tidak seperti film DCEU sebelumnya yang minim konektifitas.

Pada post credit scene film ini juga menampilkan sosok yang sangat dirindukan oleh para fans DCEU, yaitu Superman. Bukan lagi cameo tanpa kepala dan juga bukan cameo siluet tapi benar-benar memunculkan Henry Cavill sebagai Man of Steel. Akan sangat menarik jika di masa depan ada film yang menampilkan pertarungan antara Superman versus Black Adam

Film Black Adam ini membawa angin segar bagi para fans DCEU, terlepas dari alur ceritanya yang ‘biasa’ film ini masih cukup bagus untuk dinikmati dan semoga bisa memulai perubahan besar pada DCEU di masa depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Film Pengabdi Setan 2 : Communion (2022)

  Pengabdi Setan 2 Communion merupakan salah satu film yang paling ditunggu pada tahun 2022. Film ini merupakan sekuel dari film pertamanya yang rilis 5 tahun silam. Masih disutradarai oleh Joko Anwar dan juga dibintangi oleh para pemain di film sebelumnya, seperti Tara Basro sebagai Rini, Endy Arfian sebagai Toni, Nasar Anuz sebagai Bondi, Bront Palare sebagai Bapak, Muzakki Ramdhan sebagai Wisnu dan Egi Fedly sebagai Budiman Syeilendra. Film kedua Pengabdi Setan ini berfokus pada Rini dan keluarganya pasca kejadian pada film pertama, mengambil setting pada tahun 1984, kini Rini dan keluarga tinggal di sebuah rumah susun, selama 3 tahun mereka hidup dengan tenang hingga akhirnya teror dari sekte pengabdi setan kembali menghampiri mereka. Dari awal film, kita sudah disuguhkan dengan kengerian dari sekte pengabdi setan, kemudian selama kurang lebih satu jam kita akan dikenalkan dengan para penghuni rumah susun beserta teror-teror di dalamnya. Film ini memiliki beberapa jumpscare yan...

Review Film Uncharted (2022)

pic : IMDB Uncharted merupakan sebuah film yang bergenre petualangan yang bercerita tentang perburuan harta karun. Film ini dibintangi oleh Tom Hollad sebagai Nathan Drake, Mark Wahlberg sebagai Victor Sullivan, Antonio Banderas sebagai Santiago Moncada dan Sophia Ali sebagai Chloe Frazer. Film ini menceritakan seorang pemuda bernama Nathan Drake yang berprofesi sebagai bartender yang direkrut oleh seorang pemburu harta karun bernama Victor Sullivan. Kedua orang ini berusaha menemukan emas yang hilang dari peninggalan Ferdinand Magellan dengan berbagai teka-teki serta pentunjuk yang mereka kumpulkan. Film berdurasi 2 jam ini terasa cepat dan terasa begitu biasa. Konflik yang dihadapi Drake dan Sully terasa tidak berarti karena mereka dapat melewati berbagai tantangan dengan sangat mudah. Adegan aksinya cukup seru tapi terlihat lempeng-lempeng saja dan seharusnya bisa dibuat lebih menegangkan. Karakter development untuk film ini juga terasa kurang, kita tidak pernah tahu bagaimana l...

Review Film Everything Everywhere All At Once (2022)

pic : IMDB Everything Everywhere All at Once adalah sebuah film Tiongkok-America yang ditulis dan digarap oleh Dan Kwan dan Daniel Scheinert. Film dengan genre Sci-Fi/Comedy ini dibintiangi oleh Michelle Yeoh sebagai Evelyn Quan, Stephanie Hsu sebagai Joy Wang, Ke Huy Quan sebagai Waymond Wang, Jamie Lee sebagai Curtis dan James Hong sebagai Gong Gong. Film ini menceritakan sebuah keluarga Tionghoa yang terdiri dari Evelyn, Joy, Waymond dan Gong Gong. Keluarga ini memiliki bisnis penatu yang bisa dikatakan tidak terlalu sukses ditambah berbagai permasalahan yang muncul pada keluarga ini. Suatu hari, Evelyn mendapat pesan dari Waymond yang berasal dari universe lain untuk memperingatkan Evelyn tentang suatu bahaya besar yang akan menghancurkan seluruh semesta. Film dengan durasi 140 menit ini terdiri dari tiga babak. Pada babak awal film, cerita yang dibangun sebenarnya sudah bagus dan membuat para penonton penasaran tetapi memasuki pertengahan film ceritanya mulai flat tetapi tidak...